
![]() | BASOKA [Lihat AGENDA PUKAT selengkapnya di CalendarGoogle] Bentuk kegiatan ini adalah sebagai wujud kepedulian PUKAT kepada umat yang dalam keadaan ekonomi kurang mampu. Penyelenggaraan operasi mata katarak secara geratis ini dilakukan meliputi wilayah Surabaya, Gresik, Mojokerto, Sidoarjo, dan Bangkalan. Kegiatan ini terselenggra juga berkat kerjasama yang terjalin dengan baik antara tim Dokter Spesialis mata dan Rumah Sakit Angkatan Laut Surabaya. BASOKA (Bakti Sosial Operasi Mata Katarak) merupakan sebuah bentuk tindakan konkrit yang dilakukan oleh PUKAT terhadap Penderita Katarak. Bukan berapa besar atau berapa banyak penderita yang telah tersembuhkan melalui operasi mata Katarak. Namun lebih dari itu bahwa tumbuh harapan bahwa Katarak masih bisa disembuhkan dengan melalui tindakan operasi. Seringkali harapan itu pudar karena biaya yang harus dikeluarkan oleh penderita katarak cukup mahal. Apa yang dilakukan oleh PUKAT melalui BASOKA yang ketiga ini merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama yang menderita mata Katarak, namun tidak mempunyai cukup biaya untuk melakukan operasi. Basoka pertama diadakan oleh PUKAT atas kerjasamanya dengan tim dokter Perdami (Persatuan Dokter Mata Indonesia) dan Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soetomo serta SMF Ilmu penyakit mata Fakultas Kedokteran Unair. Pada tahun 2008 Basoka telah berhasil mengoperasi sebanyak 74 pasien. Basoka kedua PUKAT bekerjasama dengan tim dokter spesialis mata dan Rumah Sakit TNI Angkatan Laut Dr. Ramelan Jl. Gadung No. 1 Surabaya. Basoka ketiga bekerjasama dengan tim dokter mata dari RSAL Dr. Ramelan Surabaya. Dalam Basoka ini berhasil mengoperasi sebanyak 94 pasien. Pelaksanaan operasi dilakukan selama 4 hari berturut-turut, yakni dari tanggal 21 – 24 Mei 2010. Pelaksanaan Screaning (Pemeriksaan Awal) di Griya PUKAT, Jl. Ambengan No. 44 Surabaya. Dalam BASOKA III ini untuk Laboratoriumnya panitia bekerjasama dengan tim Laboratorium Pondok Kasih Surabaya, sehingga tes laboratorium dilakukan pada saat hari screening juga. Berkurangnya calon operasi karena melihat kriteria seperti ECG, tekanan darah, dan gula darah acak. Oleh karena itu setelah dikonsultasikan dengan tim dokter jumlah pasien yang operasi sebanyak 94. Pelaksanaan dan Jadwal Kontrol: Mengingat jumlah pasien yang banyak, maka pelaksanaan operasi membutuhkan waktu yang relatif panjang. Untuk pasca operasi, PUKAT bertanggung jawab melakukan pendampingan dan pengontrolan H+1 hingga H+7, selebihnya perawatan dan pengontrolan menjadi tanggung jawab pasien. Perawatan pacsa operasi, yakni kontrol dilaksanakan dua kali. ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() | BASOKA Lainnya :![]() | |||